ratughibah – Jakarta, 24 Agustus 2025 — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Menilai rencana penyediaan gerbong khusus merokok di rangkaian kereta api tidak sejalan dengan kebijakan kesehatan nasional yang tengah dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Gibran, fokus utama pemerintah saat ini adalah peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, mulai dari program pemeriksaan kesehatan gratis, percepatan penurunan angka stunting. Hingga penguatan regulasi pengendalian konsumsi rokok.
“Usulan itu tidak sesuai dengan arah kebijakan kesehatan. Pemerintah sedang berupaya keras memperluas akses layanan kesehatan gratis, menurunkan stunting, serta mengendalikan dampak rokok,” kata Gibran kepada wartawan, Minggu (24/8/2025).
Prioritas untuk Kelompok Rentan
Gibran menegaskan bahwa peningkatan fasilitas transportasi publik seharusnya berorientasi pada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan perlindungan.
“Prioritas utama adalah meningkatkan fasilitas untuk ibu hamil, ibu menyusui, balita, lansia, dan kaum difabel,” ujarnya.
Dengan demikian, menurut Gibran. Usulan gerbong khusus merokok justru bertolak belakang dengan semangat membangun transportasi ramah kesehatan dan ramah kelompok rentan.
Kebijakan Kesehatan Harus Konsisten
Lebih lanjut, Gibran menekankan bahwa kebijakan pemerintah di bidang kesehatan tidak boleh dipengaruhi oleh wacana yang dapat melemahkan tujuan utama, yakni meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Ia menambahkan, konsistensi kebijakan menjadi kunci agar program-program kesehatan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Rokok Masih Jadi Tantangan Kesehatan
Rokok sendiri masih menjadi salah satu tantangan besar sektor kesehatan di Indonesia. Tingginya angka perokok aktif, termasuk di kalangan remaja, berdampak pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular. Pemerintah melalui sejumlah kebijakan berupaya menekan angka konsumsi rokok, salah satunya lewat aturan pembatasan ruang merokok di tempat umum.
Dengan menolak wacana gerbong merokok di kereta, Gibran menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk menghadirkan transportasi publik yang aman, sehat, dan inklusif