Jakarta – Dua anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Surya Utama (Uya Kuya), baru-baru ini menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah tindakannya memicu keresahan di masyarakat.
Eko Patrio: Kesalahan yang Tidak Diharapkan
Dalam video yang diunggah di akun Instagram-nya, @ekopatriosuper, Eko Patrio mengungkapkan penyesalan atas sikapnya yang memicu ketegangan. Ia menegaskan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk memperkeruh situasi. Eko berjanji untuk lebih hati-hati dalam bersikap dan berbicara, terutama dalam posisinya sebagai wakil rakyat.
“Saya tidak bermaksud memperburuk keadaan. Ke depannya, saya akan lebih bijaksana dalam menyampaikan pendapat dan bertindak,” ujar Eko dalam video singkat tersebut.
Uya Kuya: Janji untuk Lebih Hati-Hati dalam Bertindak
Tak lama setelah Eko, Uya Kuya juga mengunggah video permintaan maaf melalui akun Instagram-nya, @king_uyakuya. Dalam video itu, Uya menyampaikan bahwa dirinya akan melakukan introspeksi dan berusaha lebih berhati-hati dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR.
“Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting untuk saya. Sebagai anggota DPR, saya sadar betul akan tanggung jawab besar yang saya emban untuk masyarakat Indonesia,” jelas Uya.
Tindakan yang Memicu Keresahan
Permintaan maaf dari Eko dan Uya ini datang setelah beberapa pernyataan dan perilaku mereka yang dianggap tidak sensitif dan memicu kegaduhan di kalangan masyarakat. Banyak yang berharap agar para politisi lebih berhati-hati dan bijaksana dalam berbicara, terutama terkait isu-isu yang dapat menimbulkan reaksi luas.
Dengan permintaan maaf ini, kedua politisi tersebut berharap dapat memperbaiki kesalahpahaman dan melanjutkan tugas mereka dengan lebih bijaksana dan penuh tanggung jawab.
Meta Description:
Eko Patrio dan Uya Kuya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas sikap mereka yang menyebabkan keresahan. Mereka berjanji akan lebih berhati-hati dan bijaksana dalam bersikap ke depannya.